Mengenal Agama Hindu edisi 2

Apakah SISTEM KASTA ada dalam agama Hindu….? Tidak

Sistem apakah yang ada dalam agama Hindu..? SISTEM WARNA

Apakah arti SISTEM WARNA tersebut…..? Sistem warna atau Catur Warna adalah klasifikasi masyarakat berdasarkan Guna (bakat sejak lahir) dan Karma (profesi yang digeluti). Brahmana Warna: mereka yang memiliki bakat dan profesi membimbing orang menuju jalan yang benar/memimpin ritual. Ksatria Warna: mereka yang memiliki bakat dan profesi sebagai aparat negara/pemerintah. Wesya Warna: mereka yang memiliki bakat bisnis, perekonomian/perdagangan, pertanian, peternakan dan bidang-bidang yang lain. Sudra Warna: mereka yang tidak memiliki keahlian hanya mengandalkan tenaga seperti; buruh panggul, pembantu rumah tangga, tukang sapu, dll.

Apakah Dasar Hukum Catur Warna ini? dimanakah kita bisa menjumpainya..?Dalam Kitab Suci Bhagavad Gita Bab IV sloka 13

Bagaimana bunyi slokanya…? Catur-varnyam maya srstam guna-karma-wibhagasah, tasya kartaram api mam widdhy akartaram awyayam“. artinya: Empat macam tatanan masyarakat (Catur Warna), Aku yang menciptakannya, sesuai dengan pembagian bakat/sifat dan kegiatan kerja/profesi. Tetapi ketahuilah walaupun Aku yang menciptakannya, Aku bukanlah pelaku dan tanpa perubahan.

Adakah Bisama/Keputusan lembaga tertinggi dalam Hindu tentang Catur Warna dan Catur Wangsa yang kemudian menjadi kasta…? Ada yaitu Bhisama Sabha Pandita Parisada Hindu Dharma Indonesia Pusat Nomor:03/Bhisama/Sabha Pandita Parisada Pusat/X/2002 tentang Pengamalan Catur Warna. Yang merupakan hasil dari Mahasaba Hindu Dharma Indonesia di Mataram 26-28 September 2002, sekaligus menghapuskan SISTEM KASTA yang tidak sesuai dengan ajaran agama Hindu

Adakah sloka/ayat yang lain yang mendukung bahwa umat Hindu memandang semua orang itu sederajat……?Ada dong…”Vasudaiva Kutumbakam” artinya:semua manusia bersaudara (Reg Veda), “Tat Twan Asi” artinya: Kamu adalah aku, bila aku menyakitimu maka aku menyakiti diriku sendiri karena kamu adalah aku, kamu sama dengan aku.

Kenapa tubuh Umat Hindu setelah meninggal dikremasi/dibakar….?Karena dalam Hindu tubuh manusia berasal dari lima unsur/power pembentuk yang disebut dengan nama Panca Maha Butha yaitu:unsur padat (pertiwi/tanah contoh: tulang, urat, daging, kuku, dll), unsur cair (apah contoh air, darah, dll) ilmu modern mengatakan tubuh manusia terdiri dari unsur cair 70-80 %, unsur gas (bayu/udara) ilmu modern mengatakan ciri-ciri mahluk hidup adalah membutuhkan oxygen yang merupakan salah satu bentuk gas, unsur cahaya (teja contoh cahaya muka orang sehat dan orang sakit atau orang mati bisa kita bedakan dengan mudah), unsur ruang (akasa/ether contoh rongga dada, rongga hidung, lambung, dll). Untuk mempercepat proses pengembalian unsur-unsur pembentuk tubuh itu maka dilakukan melalui proses cremasi, dimana unsur cair akan menguap, unsur gas akan kembali ke alam, unsur cahaya bergabung dengan api, unsur ruang kembali ke samesta, unsur padat biasanya tersisa dalam bentuk abu yang sebenarnya merupakan mineral ini dikembalikan ke laut atau sungai yang bermuara ke laut, karena sumber utama mineral di bumi adalah laut.

Adakah pilihan lain selain dicremasi….? Ada yaitu di kubur, namun proses penguraian unsur-unsur tubuh ini oleh bakteri-bakteri di dalam tanah akan memakan waktu lama, terutama unsur padatnya contoh tulang rangka/tengkorak, bagi sebagian masyarakat mereka mengubur terlebih dahulu kemudian baru di abenkan, mekanismenya salah satunya dengan menggali kuburannya mengumpulkan tulang-tulangnya kemudian dibakar/dicremasi agar proses pengembalian unsur padat (mineral) ke alam samesta ini cepat.

Di beberapa daerah di Indonesia ada yang tidak dikremasi, tapi hanya dikubur, dan kenapa kok kita mengadakan persembahyangan ke kuburan/ziarah….? Orang-orang suci/pandita jaman dahulu beliau telah melakukan proses spritual yang luar biasa dalam hidupnya sehingga tubuhnya memancarkan vibrasi suci, termasuk unsur-unsur pembentuk di dalamnya (unsur padat, cair, gas, cahaya, ruang) sehingga murid/keluarganya mengubur Beliau, dan dipercaya mayatnya/kuburannya itu memancarkan vibrasi suci, sehingga banyak orang datang berziarah untuk memohon berkat dari vibrasi suci ini.

About these ads

~ oleh made24 pada Februari 4, 2008.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 38 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: