Terimalah Situasi dengan ikhlas apa adanya maka penderitaan tidak akan terasa

Beberapa tahun silam, setelah rampung menyusun soal-soal ujian agama untuk anak-anak sekolah agama, kami bergegas menuju rumah Pak Gede, Kepala bidang pendidikan, karena jaraknya cukup jauh terpaksa kami meminjem motor seorang teman. Singkat cerita kami telah sampai di tempat Pak Gede yang terletak di dekat Radio Top Cilegon. Kami berdiskusi tentang materi ujian yang akan diberikan pada anak-anak sekolah dari SD sampai Perguruan Tinggi. Saking asyiknya diskusi ternyata waktu berjalan terasa sangat cepat. Tepat pukul 11:30 malam WIB saya pamit dari rumah Pak Gede.

Di tengah perjalanan hujan lebat sekali, banjir dimana-mana, mana tidak bawa jas hujan lagi, motor bebek yang kami tumpangi ternyata kebanjiran pula, sehingga businya basah, motor tidak bisa distart. Karena waktu telah larut malam, tidak ada bengkel yang buka,jalanan sangat sepi aku coba untuk berteduh sambil mengeringkan busi yang telah basah, dengan berbagai cara ternyata belum bisa distart.

Perut keroncongan, warung sudah pada tutup, saya putuskan untuk mendorong motor menuju palm hill resident dimana kami tinggal, terbayang tukang nasi goreng malam yang sering nangkring di depan tempat kami tinggal. Sesekali kami coba menghidupkan mesin, usaha itu ternyata membuahkan hasil, mesin menyala seneng sekali hati ini. Motor melaju dengan cepat menuju palm hill. Tiba di depan Polres Cilegon, tiba-tiba mesin mati setelah kami periksa ternyata tali gasnya putus.. saat itu kami tidak mengerti banyak tentang motor, dengan perut keroncongan kami dorong motor menaiki bukit palm hill. Pingin rasanya menelophone teman-teman tapi sudah larut malam tidak enak, tentu mereka sudah pada istirahat.

Dengan ikhlas saya terima situasi ini, tanpa kenal lelah saya dorong motor menaiki jalan menuju lereng bukit palem…akhirnya saya tiba di Palm Hill, akhhhh…. nasi goreng malam telah habis… Kami tersenyum… Tuhan terimakasih atas ujian kesabaran yang Engkau berikan padaku hari ini…

Renungan..06 Agustus 2009

Made M.

Abu Dhabi

~ oleh made24 pada Agustus 6, 2009.

2 Tanggapan to “Terimalah Situasi dengan ikhlas apa adanya maka penderitaan tidak akan terasa”

  1. Syukur mas masih di daerah cilegon . mas kawan saya karena ngantuk akhirnya mereka jatuh dari motor. motor rusak , kaki berdarah-darah .ga ada rumah, ga ada orang. sunyi. malem-malem lagi. wah kasian dah kanan kiri hutan .perjalanan palembang – lahat

    apapun jua mencoba untuk tetap tenang dan berhati hati . oke

    • Betul Mas…
      Apapun keadaan sulit yang kita jumpai, kita harus TETAP TENANG..
      Dengan ketenangan ini pikiran jernih bisa bekerja, karena sudah terjadi, tidak ada manfaat untuk disesali, oleh karenanya, kita harus ikhlas menerima apa adanya, maka beban sakit akan berkurang bahkan tidak terasa…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: