Suka dan Duka adalah produk pikiran

Seorang nenek datang ke sebuah pura dia berdoa sambil menangis memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa membantu anaknya. Nenek ini rajin sekali ke pura, hampir tiap sore dia datang ke pura dan selalu menangis.

Seorang pinandita mendekatinya dan bertanya: “Nenek kenapa menangis terus…? apakah nenek menanggung beban yang sangat berat sehingga setiap hari nenek menangis terus…?

Nenek itu kemudian menjawab sambil sesegukan: “Saya punya dua orang anak, yang satu usaha cucian, kalo musim hujan, cuciannya susahkeringnya sehingga para pelanggan sedikit yang mau datang. Anak saya yang ke-2 usaha pembibitan tanaman yang mengandalkan air hujan, kalo musim kemarau semua tanamannya mati, jadi sulit dapetin pelanggan”.

Sang Pandita dengan senyum lembut kemudian berkata: “Ibu kenapa ibu tidak bersyukur kalo musim hujan anak ibu yang ke-2 usahanya lancar, bisa memproduksi banyak bibit tanaman. Kalo musim kemarau anak ibu yang pertama usahanya akan lancar.. jadi ibu sebenarnya beruntung”

Sejak saat itu sang ibu selalu tersenyum setiap kali datang ke pura, berterimakasih pada Tuhan Yang Maha Esa.

Saudaraku sekalian cerita diatas hanyalah salah satu dari sekian banyak kejadian hidup, seringkali karena kita melihat dari sudut yang salah sehingga kita selalu dirundung oleh rasa sedih, bila kita mau sedikit bijak untuk melihat dari sudut yang berbeda, tentu yang namanya sedih itu akan sangat jarang menghampiri, atau mungkin malah tidak mau datang.

Atau mungkin saudaraku sekalian memiliki cara yang lain untuk menyikapi retorika kehidupan… marilah kita berbagi…

~ oleh made24 pada Agustus 12, 2009.

4 Tanggapan to “Suka dan Duka adalah produk pikiran”

  1. halo, saya Agus Suhanto, posting yang oke🙂 … salam kenal yee

    • Salam kenal Pak Suhanto.

      Thanks ya udah mampir
      Semoga ada yang bermanfaat dari coretan-coretan kami

      Salam
      Made Mariana
      Abu Dhabi

  2. Mantabs jayaaa…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: