Percaya Diri dan Sukses

Om Swastyastu

Marilah kita tengok kembali perjalanan Sang Wiku yang senantiasa membimbing para muridnya untuk meraih sukses di bidangnya masing-masing.

Pandita yang satu ini memang sangat beda dengan Pandita yang lainnya, Beliau sebelum terjun ke ranah spiritual telah kenyang makan asam garamnya kehidupan, mulai dari masa kanak-kanak dimana setiap orang bangga dengan mainannya sendiri, masa remaja yang penuh dengan gejolak kaula muda, mereka bangga dengan teman barunya, masa berkeluarga dan bermasyarakat, bekerja menjadi seorang professional dibidangnya, membangun bisnis pribadi untuk menghidupi keluarganya, berkelana ke manca Negara. Tidak heran bila Beliau mampu memberikan trik dan tips yang jitu kepada murid-muridnya.

Hari ini adalah hari Sabtu Umanis Wuku Watugunung dalam penanggalan Kalender Bali, dimana umat Hindu di Indonesia merayakan Hari turunnya Ilmu Pengetahuan. Tuhan dalam Wujud Dewi Saraswati menganugrahkan manusia Ilmu Pengetahuan “Vid” agar manusia mendapatkan pencerahan “Vidya”, terlepas dari kegelapan pikiran “Avidya”.

Tampak Sang Pandita duduk di Madyaning Mandala sebuah Pura di bagian Barat Pulau Jawa, di kelilingi oleh para muridnya. Mereka asyik bercakap ria setelah selesai melakukan persembahyangan bersama dalam rangka Hari Raya Saraswati. Salah seorang anak muda yang dari tadi tampak serius menyimak cerita tentang pengalaman Beliau diwaktu muda, berdiri sambil mengangkat tangan dan berkata:

“Salam sejahtera guru, saya sangat tertarik mendengarkan penuturan guru tentang jalan menuju sukses, tadi guru menjelaskan bahwa di dunia ini penuh dengan persaingan, kita harus mampu memenangkan persaingan dengan sehat dan berusaha menjauhi setiap cara-cara yang tidak dibenarkan oleh ajaran dharma. Kalo boleh ananda mohon, sudilah kiranya Guru menjelaskan kepada kami apa kunci utama untuk meraih sukses…?

Dengan tersenyum sambil mengelus janggutnya yang panjang, Sang Wiku berdiri memandang ke sekelilingnya kemudian berjalan pelan mendekati anak muridnya, dengan lembut dia pegang pundak sang penanya. Anakku, “Bapa paling suka dengan anak muda yang energik dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi sepertimu, baiklah akan Bapa jelaskan, dengarkanlah kisah pengalaman Bapa berikut;

Dulu ketika Bapa masih duduk di bangku sekolah menengah, ada seorang murid yang sangat cerdas dimana ia selalu mendapat nilai yang sempurna untuk mata pelajaran matematika, guru matematika kami saat itu sampai bingung bikin soal, setiap ulangan dia pasti bisa menjawab dengan benar.

Suatu hari adalah perlombangan matematika di kabupaten kami, setiap sekolah diwajibkan untuk mengirimkan 2 orang wakilnya. Untuk menindaklanjuti hal ini maka sekolah kami mengadakan test seleksi, sudah bisa diduga hasilnya, siapa juara pertamanya, juara kedua dimana nilainya terpaut jauh dengan juara pertama adalah seorang anak yang biasa-biasa saja, bandel dan hanya senang pelajaran matematika.

Dua terbaik dari hasil test tersebut berhak ikut lomba, setiap orang dari kita memastikan dia akan juara demikian pula para guru. Dalam lomba di kabupaten tersebut, dicari 4 orang wakil yang akan dikirim ke propensi mewakili kabupaten kami.

Ternyata kami semua salah, sang jawara di sekolah kami kalah total dia hanya mampu menempati peringkat diatas 10 besar, sementara kawan kami yang biasa-biasa saja dan bandel ini malah mendapatkan juara pertama, memenangkan lomba. Kami semua jadi sangat penasaran apa gerangan yang terjadi.

Ketika kami tanya teman kami menjawab: “Saya merasa tangan ini dingin sekali, seluruh tubuh saya mengeluarkan keringat dingin, ingatan saya jadi hilang ketika berada di ruang lomba, saya lupa semua teori dan ilmu yang saya miliki, padahal soal-soal itu sudah pernah kami bahas sebelumnya”

Sebaliknya ketika kita tanya pada sang pendamping yang kemudian menjadi juara kenapa dia bisa begitu cemerlang; “ Saya pikir setiap orang dari kita berhak untuk juara, saya hanya berusaha menyelesaikan sebisa mungkin, dan saya yakin bahwa setiap orang juga bisa kalah oleh karenanya saya santai saja, mengerjakan semua soal dengan kemampuan yang ada”

Dari perjalanan Bapa, banyak sekali Bapa temui orang-orang yang memiliki kualitas tinggi, dianugrahi bakat yang hebat dan modal yang kuat oleh Yang Maha Kuasa, namun hidupnya hanya biasa-biasa saja. Sebaliknya banyak pula Bapa temui anak-anak yang memiliki kemampuan terbatas baik dalam hal intelektualitas ataupun dalam hal materi, kemudian malah hidupnya bersinar terang.

Setelah Bapa teliti ternyata orang-orang yang memiliki kemampuan biasa-biasa ini yang kemudian kehidupannya bersinar terang adalah orang-orang yang memiliki kepercayaan diri yang sangat kuat, mereka memiliki keyakinan yang besar untuk sukses pada setiap aktivitasnya.

Anakku, kepercayaan diri itu secara teori ada tiga bentuk; Diffidence (mereka yang tingkat percaya dirinya lemah, Optimal Self Confidence (mereka yang memiliki percaya diri yang optimal), Over Self Confidence (mereka yang percaya memiliki kemampuan melebihi dari kenyataannya). Dari ketiga itu yang pertama dan yang terakhir adalah tidak bagus, akan mengantar ananda pada jurang kegagalan. Sementara yang ditengah itulah yang mesti kita miliki.

Dari hasil studi ilmiah yang dilakukan dibeberapa perguruan tinggi, ternyata orang-orang yang memiliki kepercayaan diri yang optimal, mereka melakukan usaha lebih gigih, bekerja lebih ikhlas, dan lebih cerdas, mampu bertahan dalam lingkungan yang beragam, dan senantiasa memenangkan persaingan dengan jalan yang benar. Baik di bidang olah raga, dibidang akademik, rehabilitasi, dan lain-lain.

“Guru kalau percaya diri itu diibaratkan sebagai senjata, tentu merupakan senjata ampuh, mohon sudikiranya guru menjelaskan bagaimana cara menumbuhkan rasa percaya diri…?”

…. Bersambung….

Om Santih Santih Santih Om

Made M.

~ oleh made24 pada Februari 28, 2010.

6 Tanggapan to “Percaya Diri dan Sukses”

  1. wah…wah…wah menurut http://mobil88.wordpress.com tulisan Anda dalam blog ini cukup menarik….sukses ya !!🙂

    • Salam Sejahtera Reonald.

      Terimakasih telah berkunjung ke blog kami
      semoga kita semua sukses, sehat dan selamat

      Salam damai selalu

  2. hai… salam kenal

    • Salam Kenal Juga Pak Vanu..
      Terimakasih telah berkunjung ke blog kami
      semoga semua sehat dan bahagia

      Salam damai

  3. Rahajeng Rahina Saraswati Bli Made.

  4. Rahajeng Rahina Saraswati juga Cahya
    Semoga kita semua mampu mengimplementasikan ilmu yang telah kita peroleh dalam tindakan nyata yang bermanfaat bagi diri, keluarga dan masyarakat.

    damai..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: