Menikmati Hidup

Setiap orang punya cara tersendiri dalam menikmati hidupnya. Hidup ini bisa menjadi apa saja tergantung dari persepsi kita dalam menjalani hidup ini. Segala sesuatu bisa berubah,tiada sesuatupun yang kekal kecuali perubahan itu sendiri, demikian pula kenyataannya bisa kita lihat dalam hidup ini, hampir setiap bagian dari kita mengalami perubahan.
Mulai dari lingkungan di luar diri kita:
Teman-teman; ada yang datang ada yang pergi, keluarga; ada yang lahir ada yang meninggal; alam tempat kita berpijak;pepohonan hijau telah habis ditebang jadi lahan pemukiman atau tempat usaha, sumber air banyak yang mengering, suara burung-burung merdu di pagi hari sudah hampir tidak terdengar lagi membangunkan kita, pemerintahan dengan segala macam peraturannya; setiap pemerintah terpilih membawa program baru yang menawarkan berbagai bentuk kehidupan, dalam bidang pendidikan misalnya; program selalu berubah, buku-buku juga berubah dan mahal harganya, selalu setiap tahun ajaran baru, muncul buku baru sehingga buku-buku lama tidak bisa dipakai lagi, akibatnya biaya pendidikan menjadi suatu yang sangat mahal, padahal untuk maju setiap orang dalam negeri ini harus terdidik, musim juga tidak mau kalah; di Indonesia umumnya hanya ada dua musim hujan dan musim kemarau yang datang silih berganti setiap enam bulan sekali, namun tidak bisa kita pastikan kapan hari hujan pertama datang.Apalagi di Timur Tengah, yang memiliki musim yang cukup aneh bagi saya. Musim Panas, Musim Dingin, Musim Peralihan dari Panas ke Dingin, peralihan dari Dingin ke Panas. Keadaan alamnya sangat sulit ditebak, selalu berubah. Di pagi hari sejuk, entar siang panas sekali, Di siang hari biasa-biasa saja, pas malam hari panas dan sangat pengap (high humidity)

Perubahan juga terjadi di dalam diri kita;
Cara pandang tentang sesuatu senantiasa berubah sejalan dengan meningkatnya pengetahuan, usia, pengalaman dan keahlian. Apalagi bila kita memakai kaca mata yang berbeda-beda maka lingkungan juga tampak berbeda. Tubuh ini juga tidak mau tinggal diam, dia senantiasa berubah sejalan dengan bertambahnya usia. Rambut sebagian rontok, warnanya sebagian berubah dari menjadi putih.. Prilaku dan kharakter juga berubah sejalan dengan meningkatnya pendidikan dan kecerdasanya. Budaya setiap saat dipoles oleh kebiasaan, pengetahuan, pengalaman dan persepsi.

Salah satu yang berkontribusi besar terhadap perubahan ini selain unsur alami dari kehidupan ini adalah bagaimana kita menikmati hidup kita. Kalo diamati ada tiga kelompok manusia dalam menikmati hidupnya.

Pertama; mereka yang senang dan bahagia dengan pemenuhan material, mereka merasa nikmat bila mampu mendapatkan barang-barang atau jasa tertentu. Misalnya hal-hal yang baru, yang mewah, yang langka… mulai dari makanan, pakaian, tempat tinggal (hotel, apartment, rumah, dll). Aksesoris, permainan, kendaraan, dan mereka bangga setelah mendapatkannya. Kelompok ini jumlahnya paling banyak. Kelompok ini cendrung menghabiskan uangnya untuk memenuhi kebutuhan sendiri dan sangat sedikit memikirkan orang lain.

Kedua; mereka yang senang dan bahagia dengan pemenuhan ilmunya atau pengetahuan, keahlian atau bakat tertentu, selain untuk kenikmatan diri sendiri, kelak ilmu ini bisa digunakan untuk membantu orang lain. Kelompok ini cendrung menghabiskan uangnya untuk mengikuti suatu seminar, kursus, kuliah atau pelatihan tertentu. Jumlahnya lebih sedikit dari kelompok yang pertama. Penampilannya cendrung moderat tidak perlente tapi tidak terlalu sederhana.

Ketiga; mereka yang senang dengan mampu memberikan sesuatu penghidupan bagi orang lain, memberikan mata pencaharian bagi orang lain, orang-orang ini biasanya tidak tergoda dengan kenikmatan-kenikmatan material tapi sebaliknya sangat haus dengan ilmu pengetahuan dan keahlian. Senantiasa berfikir dan berkreasi untuk mencari suatu peluang-peluang baru guna membuka pekerjaan bagi orang lain. Sayangnya jumlah mereka tidak banyak. Penampilannya cendrung biasa-biasa saja atau boleh dikatakan sederhana.

Kalo dilihat dalam sebulan mereka bertiga menghabiskan jumlah uang yang sama, namun alokasinya yang berbeda.

Saya tidak tahu apakah pengamatan saya ini benar adanya, karena jujur saja sayapun masih dalam tahap belajar….mungkin saudaraku memiliki ide dan pengamatan yang berbeda..mari kita saling sharing…

Salam sukses selalu

Made M.

~ oleh made24 pada Juni 25, 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: