Refleksi 2011: Happy New Year 2012

Mereka yang tidak belajar dari sejarah ditakdirkan untuk mengulanginya. George Santayana (1863–1952)

 Bicara tentang sejarah adalah bicara tentang masa lalu. Tahun 2011 sebentar lagi akan berlalu. Banyak peristiwa yang terjadi di tahun 2011, yang layak kita renungkan. Seperti yang diajarkan dalam kitab-kitab suci dan guru-guru spiritual bahwa kehidupan ini adalah tempat pembelajaran yang sesungguhnya. Bercermin dari masa lalu, kita merenda masa depan yang lebih baik. Guru kehidupan 2011 memberi kita banyak pelajaran yang bermakna diantaranya

 Pelajaran pertama: Hukum bisa di beli. Mulai dari kasus Nazarudin kasus korupsi dana wisma atlet miliaran. Nunun Nurbaeti kasus dugaan suap cek perjalanan.  Artalyta Suryani alias Ayin si Ratu Suap kasus menyuap Kemas Yahya Rahman Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus. Inong Malinda Dee didakwa melakukan penggelapan uang dan terlibat pencucian uang senilai miliaran. Ternyata diusianya yang telah dewasa, negeri kita belum mampu menjaga kepastian hukum.

 Pelajaran kedua: Jaga Keseimbangan alam, musibah di negeri sebagai peringatan untuk menjaga keseimbangan alam. Keserakahan manusia kadang melupakan hal penting yang mesti dilakukan untuk menjaga keharmonisan di bumi ini. Musibah gempa di Jepang sebesar 8.8 scala rifter yang mengakibatkan tsunami, menewaskan ribuan orang, menelan kerugian yang luar biasa besarnya. Runtuhnya Jembatan di Kutai Kertanagara yang menelan ratusan korban, padahal usianya baru sekitar 10 tahun.

Pelajaran ketiga: Kemajuan teknologi dan informasi gagal membuat manusia menjadi insan penuh kasih. Manusia menjadi semakin beringas, tragedy pembantaian di masuji, lampung. Pembunuhan seorang ibu dan anak yang dimasukkan ke dalam kardus di Jakarta, dll. Kemajuan teknologi dan informasi tidak membantu manusia menjadi lebih bijaksana, lebih lembut. Peristiwa Bom buku yang menewaskan bukan hanya orang dewasa juga anak-anak

Pelajaran keempat: Haus akan tahta menghilangkan rasa malu, Kisruhnya pemilihan Ketua PSSI, mengajari kita betapa manusia itu serakah, empuknya kursi kepemimpinan membuat Nurdin yang tidak dikendaki oleh masyarakat dengan segala upaya berusaha untuk menduduki kursi ketua tersebut.

Pelajaran kelima: Hedonisme dikalangan pejabat, perkawinan yang menelan biaya miliaran, ternyata pemimpin negeri ini belum mampu mencontohkan pola hidup sederhana.

Pelajaran keenam: Kejahatan/Kesombongan para pemimpin pada akhirnya akan tumbang. Pergerakan rakyat melawan dictator yang berkuasa di Timur Tengah, diawali dengan pergerakan di Tunisia dengan aksi bakar diri seorang pedagang sayur Muhammed Bouazizi di Tunisia. Bouazizi adalah seorang pedagang sayuran berusia 26 tahun yang melakukan aksi bakar diri lantaran polisi mengambil semua dagangannya. Terbunuhnya Muamar Khadafi dictator Negara Libya. Tersingkirnya Muhammad Hosni Sayyid Mubarak (Preside Mesir 1981-2011) menyerahkan tampuk kekuasaan pada wakil presiden setelah terjadi demonstrasi besar-besaran. Di negeri kita, aksi protes seorang mahasiswa SONDANG Hutagalung nekat me diri di depan Istana Negara sebagai ketidak puasan akan tindakan pemerintah dalam menegakkan kebenaran di negeri ini.

Dalam falsafah hidup orang Bali ada dikenal dengan nama Rwa Bhineda = Dua hal yang berlawanan, ada baik ada buruk, ada yang gagal ada yang sukses. Demikian pula negeri ini, selain adanya musibah, prestasi gemilang di kancah internasional juga dicapainya yaitu:

 1. Menjadi juara umum dalam perhelatan olah raga se-Asia Tenggara (Sea Games).

Semoga di tahun 2012, Para pemimpin bisa bertindak lebih arif dan bijak, sehingga bisa menjadi teladan bagi rakyatnya. Seorang pemimpin yang memiliki integritas tinggi, selaras antara ucapan dan prilakunya.

2. Indonesia menjadi Juara umum dalam International Competition (WIZMIC) 2011 yang berlangsung di India, 20 hingga 24 Oktober yang lalu.

3. Kain Batik semakin mendunia, 

4. Gamelan menjadi kurikulum sekolah di Di New Zealand, Singapura, Amerika Serikat dan Jepang.

5. Toyota Kijang Innova, sepenuhnya diproduksi di Indonesia berhasil masuk ke pasar UAE dan menjadi salah satu mobil vaporit

 Di Abu Dhabi, para pekerja profesional Indonesia yang bekerja di Borouge (Abu Dhabi Petrochecimal Company ltd.) Bahu membahu menyukseskan Borouge International Day. Menampilkan empat tarian Indonesia yaitu: Tari Cendrawasih, Tari Jaipongan, Tari Piring dan Rebana. Stand Vapiliun mengambil tema Rumah Suku Dayak Kalimantan. Mengundang decak kagum para sahabat dari berbagai negara. Mereka dengan semangat nasionalisme bergotong royong, memperkenalkan betapa cantik Indonesia di depan sahabat dan para Duta Besar. Borouge memperkerjakan pekerja asing yang berasal lebih dari 37 nasionality dari Asia, Eropa, Amerika, Afrika.

 Selamat tahun baru saudaraku semua. Semoga di tahun 2012, wajah negeri kita akan semakin cantik ditangan-tanganmu yang penuh dengan semangat kemajuan, menjadi insan yang berguna bagi bangsa dan negara. Mengharumkan bangsa dan negara diamanapun berada.

~ oleh made24 pada Desember 31, 2011.

2 Tanggapan to “Refleksi 2011: Happy New Year 2012”

  1. actualy kta hrus berterima kasih pd ibu lyta, krna jasa beliau kta bs sadar dg sgala klemahan pengurus bangsa kta, lagian syukur2 duit yg dibagi2,,, coba bom, dok tmbh bingung pengurus negeri ini🙂

    • Ya betul sekali Pak.
      Seperti dalam kisah-kisah kepahlawanan.
      Karena adanya Kurawa, Pandawa jadi bernilai
      Karena adanya gelap, maka terang bermakna

      Salam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: