Pelajaran dari Menanam Vanili

Buah Vanili merupakan salah satu produk pertanian yang memiliki harga yang sangat mahal. Buahnya yang basah dengan kadar air 80 % mencapai Rp.200.000,-, kering dengan kadar air 30% mencapai Rp. 3000.000, – perkg. Harga yang sangat mahal bandingkan dengan harga cengkeh kering perkgnya Rp.140.000,- Sungguh Vanili benar-benar merupakan emas hijau.

Menumbuhkan Vanili tidak mudah apalagi hingga menghasilkan buah yang bisa dijual. Pertama-tama kita harus menggali lubang. Menggali luban ini tidak mudah, karena kita harus mengangkat tanah keluar. Kemudian mencari batang sebagai sandarannya, karena Vanili adalah tumbuhan yang menjalar. Ia membutuhkan sandaran/tiang. Biasanya kita pakai batang pohon dadap tak berduri atau batang pohon santan. Dia tidak boleh kelebihan air, bisa busuk batang. Juga tidak tahan kekurangan air, bisa kering dan mati.

Saat berbunga dia tidak bisa kawin sendiri, membutuhkan bantuan kita untuk menempelkan benangsari pada putiknya. Inipun harus dilakukan dipagi hari, paling tidak sebelum tengah hari. Jangan sampai bunganya keburu layu. Di sekitar pohon vanili ini juga harus dibersihkan dari tumbuhan-tumbuhan lain agar tidak berebut makanan.  Vanili memberikan hasil yang luar biasa, namun membutuhkan usaha dan pengorbanan yang luar biasa. Kalo lagi sial, investasi yang tertanam bisa hilang dalam beberapa saat. Paling tidak ini yang pernah saya alami. Bila Anda ingin hasil yang laur biasa, maka perbanyaklah usaha yang diluar kebiasaan orang-orang biasa. Inilah pelajaran yang saya dapatkan dari bercocok tanam Vanili.

 

 

~ oleh made24 pada Februari 2, 2012.

2 Tanggapan to “Pelajaran dari Menanam Vanili”

  1. Tulisan ini mengingatkan kita tentang masa lalu di kampung tinggarsari, tapi vanilinya tidak banyak bisa membantu buat kita sekolah karena kecepatan kena busuk batang tapi kita harus mencari sumber uang saku kuliah …. karena harga produk pertanian dari tahun ketahun merosot terpaksa pelihara ayam kampung, untuk uang saku ke denpasar!!! Mantap Pak Made ” salut dech sama generasi tinggarsari

    • Om Swastyastu,

      Suksma Bli Alit, Semoga kita semua mampu meraih apa yang kita cita-citakan.
      Rahajeng Bli Alit.

      Santih
      MM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: