Jadilah Anak Yang Baik

Semoga Semua Mahluk Berbahagia,

Selalu saja hati ini dibuat kagum manakala membaca kisah tokoh-tokoh hebat baik dari nusantara maupun dari manca negara. Sebut saja misalnya; para pahlawan proklamator, para pahlawan nasional, para Nabi, para Rsi, para ilmuan dan tokoh kemanusiaan. Mereka hadir membantu kita lepas dari penderitaan dibidangnya masing-masing.

Dalam Menawa Dharma Sastra seorang anak yang mampu menyelamatkan orang tuanya dari penderitaan disebut dengan anak Suputra. Lebih jauh tentang anak Suputra ini, Maharsi Càóakya dalam bukunya Nìtiúàstra menyatakan: “Seluruh hutan menjadi harum baunya, karena terdapat sebuah pohon yang berbunga indah dan harum semerbak. Demikian pula halnya bila dalam keluarga terdapat putra yang Suputra” (II.16).

“Asuhlah anak dengan memanjakannya sampai berumur lima tahun, berikanlah hukuman (pendidikan disiplin) selama sepuluh tahun berikutnya. Kalau ia sudah dewasa (16 tahun) didiklah dia sebagai teman”(II.18).

Kekaguman saya kerap membuat saya mengidolakan mereka, tak jarang seringkali saya mengutip pernyataan-pernyataan mereka. Mungkinkah saya bisa seperti mereka? Hati ini berbisik, semua anak lahir genius, karena setiap orang sesungguhnya adalah Atman (So Ham = Aku adalah Atma). Dengan dasar ini aku percaya akan bisa memperbaiki diri setiap saat, walaupun tidak seperti mereka.

Marilah kita tingkatkan diri kita dalam setiap nafas kita, agar keberadaan kita menjadi bermanfaat seperti kayu cendana walau dilukai sekalipun tetap menebarkan wangi yang sedap, tidak seperti telur busuk keberadaannya membuat orang lain disekitarnya menderita.

Salam damai dan sukses selalu

Made M.

~ oleh made24 pada Mei 12, 2012.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: