Belajar

Belajar dalam hidup seperti menanak nasi, Tatkala masih beras (belum tahu apa-apa) diam, ketika beras dalam air dipanaskan ia mulai bersuara rame (mulai tahu sedikit, rame, kalo belajar ilmu beladiri apa-apa dipukulin, kalo belajar filsafat pinginnya berdebat/berdiskusi), Manakala sudah berubah menjadi nasi (ilmunya sudah matang), ia diam tak bersuara.

pandita sakti

pandita sakti

~ oleh made24 pada Agustus 4, 2015.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: