SIMBOL SANGAT PENTING DALAM KEHIDUPAN MANUSIA

•Januari 30, 2010 • Tinggalkan sebuah Komentar

Salam Sejahtera Selalu

Dalam setiap jalan spiritual kita akan jumpai tiga hal; filsafat, mitologi dan ritual. Filsafat adalah inti dari setiap jalan spritual. Mitologi menjelaskan spiritual melalui kisah/legenda tokoh-tokoh besar. Ritual adalah aktivitas atau karma dari spiritual itu sendiri. Ritual adalah sangat penting dalam setiap jalan spiritual.

Spritual adalah sesuatu yang abstrak, kenyataan sebagian besar dari kita sulit memahami segala sesuatu yang bersifat abstrak sampai kita bertumbuh menjadi lebih spiritual. Mudah bagi kita untuk memahami sesuatu ide tetapi ketika mengimplementasikannya  suatu ide yang bersifat abstrak pada langkah yang nyata alamak… alangkah sulitnya. Oleh karenanya simbol-simbol adalah sebuah pertolongan luar biasa dalam hidup ini yang membantu kita memahami sesuatu yang abstrak.

Lanjutkan membaca ‘SIMBOL SANGAT PENTING DALAM KEHIDUPAN MANUSIA’

MENGAPA ADA BANYAK AJARAN DAN BANYAK KITAB SUCI

•Januari 24, 2010 • & Komentar

Om Swastyastu,

Saudaraku semua. Kita menjumpai begitu banyak kitab suci dan ajaran-ajaran tentang Ketuhanan, tentang Spritual. Sebenarnya kenapa sih ada begitu banyak kitab dan ajaran di dunia ini…? Tentu saja sebagian dari semeton sami yang telah tercerahkan telah memahaminya. Nah bagi mereka yang belum memahami perbedaan itu, marilah kita dengarkan pengajaran Hyang Siwa (Mahesvara) kepada Bhagavan Vrhaspati(guru dari para Dewa) yang dikisahkan dalam Kitab Vrhaspati Tattwa.

Om Avignam Astu.  ( Ya Tuhan Semoga tiada Halangan)

MENGAPA ADA BANYAK AJARAN DAN BANYAK KITAB SUCI

Isvara (Maheswara) tinggal di puncak gunung Kailasa. Di sana beliau sedang mengajarkan ilmu yang suci kepada para dewa. Tiada lama kemudian mereka diberi sastra untuk pemujaan terhadap beliau dalam bentuk bhatara parama karana, Sangkan Paraning Dumadi. Lanjutkan membaca ‘MENGAPA ADA BANYAK AJARAN DAN BANYAK KITAB SUCI’

Tiga Penyebab Bahagia#3 Menjaga Keharmonisan dengan yang lebih rendah

•Januari 15, 2010 • & Komentar

Tiga Penyebab Bahagia#3: Harmonis dengan yang lebih rendah

Anakku, setelah menjaga keharmonisan dengan yang lebih tinggi dan yang setara, selanjutnya penyebab terakhir yang mengakibatkan kebahagiaan adalah keharmonisan dengan yang lebih rendah. Dalam hal ini yang dikatakan lebih rendah adalah ruang, waktu (Butha Kala), hewan dan tumbuhan, peralatan dan perabot rumah tangga, buku-buku/kitab.

“Guru Kenapa Butha Kala itu sering digambarkan sebagai mahkluk raksasa yang sangat menyeramkan dengan taring yang panjang dan tajam siap memangsa siapa saja yang dekat padanya…?” Lanjutkan membaca ‘Tiga Penyebab Bahagia#3 Menjaga Keharmonisan dengan yang lebih rendah’

ŚIVARĀTRI (Makna Spritual dan Aplikasi Keseharian)

•Januari 15, 2010 • Tinggalkan sebuah Komentar

Serve with Love by: I Wayan Sudarma (Shri Danu D.P)**

Pendahuluan

“Di antara berbagai Brata, mengunjungi tempat suci, memberi dana punya yang mahal seperti batu mulia (emas dan permata), melakukan berbagai jenis upacara Yajña, berbagai jenis tapa (pertapaan) dan melakukan berbagai kegiatan Japa (mengucapkan berulang-ulang nama-nama-Nya atau mantra untuk memuja keagungan-Nya) , semuanya itu tidak ada yang melebih keutamaan brata Śivarātri  . Demikian keutamaan Brata Śivarātri  , hendaknya Brata ini selalu dilaksanakan oleh mereka yang menginginkan keselamatan dan keberutungan. Brata Śivarātri   adalah Brata yang sangat mulia, agung yang dapat memberikan kesejahtraan dan kebahagiaan lahir dan bathin (Shastri, Śiva Purana, Koti Rudrasamhita, XL. 99-101,Vol.3, Part III, p. 1438).

Sejalan dengan pernyataan di atas, kakawin Śivarātri  kalpa menyatakan keutamaan Brata Śivarātri   seperti diwedarkan oleh Sang Hyang Śiva sebagai berikut :

“Setelah seseorang mampu melaksanakan Brata sebagai yang telah Aku ajarkan, kalahlah pahala dari semua upacara Yajña, melakukan tapa dan dana punya demikian pula menyucikan diri ke tempat-tempat suci (patìrthan), pada awal penjelmaan, walaupun seribu bahkan sejuta kali menikmati Pataka (pahala dosa dan papa), tetapi dengan pahala Brata Śivarātri   ini, semua Pataka itu lenyap”.

“Walaupun benar-benar sangat jahat, melakukan perbuatan kotor, menyakiti kebaikan hati orang lain, membunuh pandita (orang suci) juga membunuh orang yang tidak bersalah, congkak dan tidak hormat kepada guru, membunuh bayi dalam kandungan, seluruh kepapaan itu akan lenyap dengan melakukan Brata Śivarātri   yang utama, demikianlah keutamaan dan ketinggian Brata (Śivarātri) yang Aku sabdakan ini” ( Śivarātri kalpa, 37, 7-8). Lanjutkan membaca ‘ŚIVARĀTRI (Makna Spritual dan Aplikasi Keseharian)’

Tiga Penyebab Bahagia Bag # 2 Harmonis dengan sesama manusia

•Desember 30, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Harmonis dengan Sesama Manusia : Pawongan

 Anakku…Tidak bisa dipungkiri, manusia merupakan mahluk kunci dari perkembangan di planet bumi ini. Manusia bertanggung jawab terhadap segala macam retorika hidup. Pembangunan diberbagai bidang telah menunjukkan betapa manusia selalu ingin meningkatkan dirinya. Inilah cirri dari manusia hidup, selalu melakukan peningkatan, seperti yang dikatakan oleh pendiri “The Art of Peace” atau lebih dikenal dengan Aikido, Morehei Ueshiba:

Life is growth. If we stop growing, technically and spiritually, we are as good as dead.” Lanjutkan membaca ‘Tiga Penyebab Bahagia Bag # 2 Harmonis dengan sesama manusia’

Tiga Penyebab Bahagia Bag #1

•Desember 27, 2009 • & Komentar

Salam Sejahtera

Dikisahkan kembali perjalanan sang Pandita sakti dalam membimbing para muridnya, kini Beliau sedang diundang hadir dalam perayaan tahun baru oleh seorang penguasa negeri yang telah tersohor kemasyurannya.

Penguasa satu ini emang beda, dia begitu peduli dengan peningkatan kwalitas sumber daya manusianya. Dia sengaja mengundang Sang Pandita Sakti untuk memberikan kesempatan pada warganya untuk mendapatkan pengetahuan tambahan, sambil mengadakan perenungan di akhir tahun 2009 serta menyongsong tahun baru 2010. Lanjutkan membaca ‘Tiga Penyebab Bahagia Bag #1′

Manfaat Meditasi

•Desember 24, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Salam Sejahtera

 Meditasi adalah warisan leluhur yang memberikan banyak manfaat bagi kita, terutama dalam menghadapi gejolak hidup yang tiada pasti. Ada banyak sekali metoda meditasi yang kita warisi, baik produk local (Dalam Negeri, Bali dan Nusantara) maupun dari Luar Negeri.

 Sudahkan kita menjadikan meditasi sebagai bagian dari Hidup kita…? Berikut adalah sedikit manfaat meditasi yang bisa kita petik:

 Setiap manusia akan menghadapi masalah dalam hidup, kecenderungan mereka mencari cara untuk mencapai ketenangan pikiran, supaya apa yang dirasakan dan yang akan di jalankan sinergi dengan Alam Samesta (Buana Agung). Supaya memudahkan dalam pemecaha masalah diperlukan badan sehat, pikiran tenang, Jiwa tenang, hati juga tenang. Meditasi membantu mencapai semua itu. Lanjutkan membaca ‘Manfaat Meditasi’

Persembahan

•Desember 22, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Om Swastyastu

Inti dari semua aktivitas spiritual Hindu adalah untuk mencapai keharmonisan, kedamaian, keindahan dan keseimbangan. Untuk itu umat Hindu menjalani aktivitas spritualnya sehari-hari selaras dengan alam samesta. “Being Spritual is Being Natural” Lanjutkan membaca ‘Persembahan’

Irihati … Tembok Penghalang Kesuksesan

•November 7, 2009 • & Komentar

Hari itu adalah bulan purnama, langit sangat cerah, cahaya bulan menyapu sang rau menerangi alam samesta. Cahayanya yang lembut menyapa siapa saja yang menatap kepadanya. Binatang malampun ikut bersuka ria, kunang-kunang beterbangan saling berkejaran, menari membentuk lingkaran-lingkaran yang sedap di pandang mata. Jengkrikpun tidak mau ketinggalan berlomba melantungkan tembang-tembang yang membuat suasana malam itu begitu semarak. Lanjutkan membaca ‘Irihati … Tembok Penghalang Kesuksesan’

Mabuk… Tembok Penghalang Kesuksesan ke 5

•Oktober 30, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Mari kita lanjutkan kisah Pandita yang sedang memberikan penjelasan pada para muridnya tentang Enam Tembok Penghalang Kesuksesan.

Di lembah Toya Mantra tempat dimana pesraman sang Pandita berdiri megah yang dikelilingi oleh bukit-bukit hijau, bukit kapasjawa, bukit bibun, bukit timbul, tampak Sang Pandita duduk di depan murid-muridnya, mereka  berbincang-bincang akrab seperti seorang ayah dengan anak-anaknya, sesekali mereka tampak bercanda ria bagai seorang sahabat karib.

Guru yang satu ini memang sangat berbeda, Beliau tidak pernah menempatkan dirinya diatas para murid-muridnya, Beliau total lebur dengan siapapun yang hadir bertamu. Kesederhanaan, keceriaan, dan kelembutannya Lanjutkan membaca ‘Mabuk… Tembok Penghalang Kesuksesan ke 5′